Trading Token dengan Strategi Supply-Demand Imbalance
Strategi ini menargetkan token yang menunjukkan ketidakseimbangan antara supply dan demand, misalnya permintaan tinggi namun pasokan terbatas. Trader menggunakan indikator on-chain, order book, dan volume untuk entry dan exit. Stop loss diterapkan di level kritis agar risiko tetap terkendali. Strategi ini efektif untuk swing trading dan scalping karena memungkinkan trader memanfaatkan pergerakan harga token akibat ketidakseimbangan pasar dengan disiplin dan akurat.