Trading Token dengan Liquidity Shock Anticipation
Liquidity shock terjadi ketika likuiditas tiba-tiba mengering akibat penarikan besar atau kondisi pasar ekstrem. Trader yang mampu mengantisipasi shock likuiditas dapat memanfaatkan volatilitas tinggi untuk strategi breakout atau mean reversion cepat. Indikator awal termasuk penurunan depth order book, lonjakan spread, dan peningkatan slippage. Risiko utama adalah harga bergerak terlalu cepat sehingga eksekusi tidak optimal. Trader berpengalaman menggunakan ukuran posisi lebih kecil dan memastikan adanya konfirmasi volume sebelum entry. Jika shock terjadi di area support kuat, peluang rebound teknikal meningkat. Strategi ini efektif pada token mid-cap dengan likuiditas sedang yang lebih rentan terhadap perubahan mendadak.