Token Deflasi dan Dampaknya bagi Trader
Token deflasi adalah token dengan mekanisme pengurangan suplai, biasanya melalui pembakaran (burn). Konsep ini membuat jumlah token beredar semakin sedikit seiring waktu. Teorinya, semakin rendah suplai, semakin tinggi harga jika permintaan tetap. Trader sering tertarik pada token deflasi karena berpotensi mengalami kenaikan harga jangka panjang. Namun, tidak semua proyek deflasi sukses, karena nilai tetap bergantung pada adopsi dan utilitas token. Beberapa token bahkan menggunakan model burn sebagai gimmick tanpa kegunaan nyata. Bagi trader, penting untuk membedakan antara token deflasi yang benar-benar berfungsi dan sekadar promosi. Tokenomics tetap menjadi kunci dalam menilai prospek jangka panjang.