Trading Token dengan Strategi Bollinger Squeeze
Bollinger squeeze terjadi ketika band Bollinger menyempit, menandakan volatilitas rendah dan potensi breakout besar. Trader menunggu harga token menembus band dengan konfirmasi volume untuk masuk posisi. Stop loss diterapkan di level band untuk mengelola risiko. Strategi ini efektif untuk scalping, swing trading, dan breakout trading karena membantu trader memanfaatkan pergerakan harga token yang tiba-tiba. Disiplin dan konfirmasi teknikal meningkatkan peluang profit dari strategi Bollinger squeeze.