Trading Token Berdasarkan Sentimen FOMO
FOMO (Fear of Missing Out) sering memicu kenaikan cepat token karena investor ingin ikut tren. Trader dapat memanfaatkan FOMO untuk scalping atau swing trading, masuk saat hype meningkat dan keluar sebelum harga turun. Risiko tinggi karena pergerakan cepat bisa berbalik mendadak. Strategi melibatkan pemantauan berita, media sosial, dan indikator teknikal untuk mengonfirmasi momentum. Trader yang disiplin dapat menghasilkan keuntungan dari FOMO tanpa terjebak kerugian akibat panik pasar.