Trading Token Berdasarkan Social Volume Momentum
Social volume momentum memantau aktivitas token di media sosial untuk memprediksi tekanan beli atau jual akibat hype atau FUD. Trader entry saat volume sosial tinggi dan harga mendukung momentum, exit saat sentimen menurun. Stop loss diterapkan untuk mengurangi risiko volatilitas mendadak. Strategi ini efektif untuk scalping dan swing trading karena membantu trader memanfaatkan psikologi pasar token dengan disiplin dan akurasi eksekusi.